SMAN 11 Banda Aceh Laksanakan Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Aplikasi Belajar Daring Berbantuan LMS Schoology

Merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia mengharuskan sekolah di zona merah menerapkan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara daring. Tak terkecuali Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh ini berada pada level 4 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat wabah virus dimaksud.

Banda Aceh | Menyikapi PBM daring, SMA Negeri 11 Banda Aceh melaksanakan Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Aplikasi Belajar Daring Perbantuan LMS Schoology, pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Pelatihan yang dilaksanakan bertujuan membimbing para dewan Guru SMAN 11 Banda Aceh dalam menggunakan aplikasi Scoology agar dapat diaplikasikan dalam PBM daring dengan peserta didik.

Jhon Abdi, S.Pd., M.Pd bertindak selaku pemateri bimbingan dan pelatihan selama 25-28 Agustus 2021 dengan pembelajaran tatap muka dan daring. Tampak, dewan guru begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Ada begitu banyak aplikasi pembelajaran yang bisa digunakan untuk mempermudah Proses Belajar Mengajar, salah satunya Schoology. Aplikasi ini begitu ringan dan mudah diakses oleh siswa tanpa menguras kuota internet,” ungkap Jhon Abdi yang juga salah satu guru Pelajaran Matematika di SMA Negeri 11 Banda Aceh.

Selain dewan guru, dalam pelaksanaan kegiatan ini juga dihadiri oleh Pengawas Sekolah Dra. Nurmadiah didampingi Dra. Nuriati, M.Pd selaku kepala sekolah SMA Negeri 11 Banda Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang guru SMA tersebut yang beralamat di Gampong Blang Cut, Lueng Bata, Kota Banda Aceh.

“Saya berharap, bapak dan ibu dewan guru bisa melaksanakan PBM daring dengan menggunakan aplikasi seperti Schoology. Tujuannya agar pembelajaran tidak monoton, siswa lebih mudah memahami materi ajar. Mari sama-sama kita tingkatkan PBM,” ajak Dra. Nuriati, M.Pd.

Rahmanizar, S.Pd., M.Pd salah satu peserta pelatihan mengaku senang dengan kegiatan ini. Guru Bahasa Indonesia di SMA dimaksud sudah menggunakan Schoology selama tiga semester yang lalu.

“Schology lebih mudah kita akses dan juga siswa. Lebih rapi, materi kelas tahun ini bisa dipindahkan ke tahun depan. Aplikasi ini tidak ribet,” ungkap Rahmanizar.(*)