SMA Negeri 11 Banda Aceh Lakukan Vaksinasi Massal, Berharap Sekolah Kembali Tatap Muka

Beberapa siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh sebagai peserta vaksinasi pencegahan Covid-19. Didampingi Kepala Sekolah, Camat, Polsek, dan Koramil 14/Baiturrahman.

Banda Aceh | Banda Aceh masih berada dalam zona merah penyebaran Covid-19. Sekolah-sekolah masih menerapkan pembelajaran secara daring. Pemerintah melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar mengeluarkan Instruksi Vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga pendidik (tendik) SMA/SMK/SLB Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat bernomor 840/G.1/3854/2021 tertanggal 15 September 2021. Menindaklanjuti, SMA Negeri 11 Banda Aceh melakukan vaksinasi massal bagi siswa tenaga pendidik, dan guru halaman sekolah dimaksud.

SMA yang berjuluk Trieng Kuneng ini melaksanakan vaksinasi pada hari ini, Senin, 20 September dan Rabu 22 September 2021 mendatang. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Puskesmas Lueng Bata, Camat Lueng Bata, Koramil 14/Baiturrahman, Polsek Lueng Bata, dan Geusyik Gampong Blang Cut Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh.

Dra. Nuriati, M.Pd selaku kepala sekolah menyebut, vaksin merupakan senjata utama untuk menekan persebaran Covid-19. Dengan harapan, tuntasnya pelaksanaan vaksin secara menyeluruh sekolah akan kembali belajar secara tatap muka.

Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 WIB di halaman SMA Trieng Kuneng ini tampak antusias diikuti oleh siswa, tenaga pendidik, dan guru. SMA yang beralamat di Desa Blang Cut, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh ini memiliki 530 jiwa siswa dan 60 tenaga pendidik dan guru yang direncanakan menjadi sasaran vaksinasi dosis pertama.

“Mari kita vaksin. Karena itu untuk kesehatan, untuk keselamatan kita bersama. Vaksin-ku melindungi-mu, Vaksin-mu melindungi-ku,” sebut Bu Nuri –begitu ia akrab disapa– memberikan motivasi kepada siswa. Bu Nuri berharap, dengan 100 persen berjalannya vaksin di lingkungan sekolah yang ia pimpin pembelajaran secara tetap muka bisa segera dilaksanakan kembali.

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Lueng Bata, Mustafa,S.Sos, saat ditemui media ini di lokasi vaksinasi, Senin, 09 September 2021. Orang nomor satu di Kecamatan Lueng Bata ini berharap sebaran Covid-19 di Banda Aceh bisa segera menurun dan sekolah diharapkan diberikan izin untuk tatap muka.

“Dengan adanya vaksinasi di sekolah, zona merah di Banda Aceh bisa segera turun. Kita harapkan sekolah bisa kembali tatap muka, walau menerapkan sistem pembagian rombongan belajar. Kasihan anak-anak yang sudah terlalu lama dirumahkan,” harap Mustafa.

Media ini juga menanyakan tanggapan peserta vaksin. Muda Prasetyo salah satu siswa SMA Trieng Kuneng mengaku senang bisa melakukan vaksin di sekolah. Lelaki yang baru duduk di bangku kelas sepuluh ini menaruh harapan besar agar sekolah bisa segera tatap muka.

“Saya tidak takut jarum suntik, dan merasa senang saja bisa divaksin di sekolah. Kami siswa-siswa sangat berharap sekolah bisa tatap muka, walau harus mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Muda mewakili harapan rekan-rekan sebanyanya yang sedang mengantri untuk disuntik vaksin tahap awal.

Camat Lueng Bata, Mustafa,S.Sos, didampingi Kepala Sekolah SMAN 11 Banda Aceh, Dra. Nuriati, M.Pd meninjau lokasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Ditargetkan, vaksinasi di sekolah selesai secara menyeluruh pada 30 September mendatang sesuai dengan arahan Sekda Provinsi Aceh, dr. H. Taqwallah, M.Kes, serta Kepala Cabang Dinas Kota Banda Aceh, Muhammad Iqbal AR, ST, M.Si.(*)

Siswa SMAN 11 Banda Aceh sedang menerima suntik vaksin pencegahan Covid-19