Pertanian Hidroponik, Memupuk Minat Siswa Bercocok Tanam

Tim Hidroponik SMA Negeri 11 Banda Aceh sedang melakukan panen pada Jumat, 20 Agustus 2021

Bagi sebagian orang, bercocok tanam (bertani) dianggap pekerjaan yang menguras tenaga, rumit, kotor, dan segudang konotasi tidak membanggakan lainnya. Namun, anggapan tersebut tidak berlaku di SMA Negeri 11 Banda Aceh.

Banda Aceh | SMA Negeri 11 Banda Aceh–atau disebut juga SMA Trieng Kuneng–telah melaksanakan pertanian hidroponik di lingkup sekolah. Untuk diketahui, hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, biasa dikerjakan di ruang kaca dengan menggunakan medium air yang berisi zat hara.

Hartati Masyhuri, S.Pd., M.Pd selaku koordinator pertanian hidroponik menyebut, program ini telah direncanakan sejak tahun 2019 lalu, namun tertunda lantaran merebaknya wabah Covid-19.

“Selama Covid, aktifitas di sekolah jadi terbatas, jadi program pertanian hidroponik terpaksa ditunda. Dan baru terlaksana pada awal Agustus 2021,” ungkap Hartati.

Tidak hanya ditekuni oleh guru dan karyawan, program ini juga turut melibatkan siswa-siswi SMA Negeri 11 Banda Aceh. Hal ini tujuannya untuk menumbuhkan minat anak dalam bercocok tanam secara praktis di lingkungan tempat tinggal.

“Tim kami tidak hanya guru dan karyawan, namun juga melibatkan siswa. Tujuannya untuk memupuk minat peserta didik dalam bercocok tanam,” sebut Hartati, Jumat, 26 Agustus 2021.

Pertanian berbasis hidroponik, SMAN 11 Banda Aceh

Adapun sayuran yang sedang digalakkan untuk ditanam sementara ini berupa bayam dan kangkung. Jenis sayuran akan ditambah seiring perkembangan lahan hidroponik.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut pihak sekolah turut mengundang Syahrul Alam, SH selaku konsultan hidroponik. Setelah mendapatkan pelatihan dari pakarnya diharapkan pertanian ini akan terus berkembang.

“Kita akan terus membenah sistim pertaniannya, juga memperluas lahan. Jika ini berhasil, kami Tim Hidroponik akan membentuk Bank Hidroponik sebagai tempat pengelolaan keuangan,” harap Hartati.

Selain itu, ungkap Hartati, lahan pertanian hidroponik ini juga dijadikan sebagai laboratorium Pelajaran Biologi di SMA Negeri 11 Banda Aceh.(*)

Galeri Tim Pertanian Hidroponik;