AKM GURU
AKM GURU

SMAN 11 BANDA ACEH

KONDISI GEOGRAFIS DAN TOPOGRAFIS SERTA SOSIAL SEKOLAH

   

Kondisi geografis dan topografis adalah keadaan yang menggambarkan letak sekolah (jarak sekolah dengan ibukota kecamatan dan kabupaten, transportasi yang digunakan). Kondisi sosial adalah keadaan yang menggambarkan apakah sekolah berada pada lokasi daerah konflik, miskin dan atau terpencil. Tuliskan kondisi tersebut di bawah ini:

 

SMA Negeri 11  Banda Aceh adalah salah satu sekolah tergolong muda di Aceh yang telah beroperasi sejak tahun 2003 yang saat itu bernama SMA Persiapan Negeri  11 Banda Aceh .  Pada kala itu SMA Persiapan Negeri 11 beroperasional pada sore hari di SMA Negeri 3 Banda Aceh yang beralamat di Jalan Daud Beureueh Bandar Baru Kota Alam Banda Aceh dengan pimpinan sekolah Bapak Drs. Zulkarnain.  Sejak tahun 2003 SMA persiapan Negeri 11 Banda Aceh sudah menegakan syariat Islam  dengan memisahkan  siswa laki-laki dan dan siswa perempuan.

Pada tahun 2004 SMA Persiapan Negeri  11 Banda Aceh menjadi  SMA Negeri 11 Banda Aceh dengan SK Penegerian yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota  Banda Aceh dengan Nomor : 420/271/2004 pada tanggal 15 Desember 2004.

Pada tahun 2006 SMA Negeri 11 Banda Aceh beroperasional  di pagi hari dengan fasilitas gedung milik  sendiri yang beralamat di Jalan Paya Umeet desa Blang Cut Lueng Bata Banda Aceh setelah 3 tahun menumpang di gedung SMA 3 Banda Aceh .

Sebagai salah satu sekolah yang terletak di Jalan Paya Umeet desa Blang Cut Lueng Bata Banda Aceh adalah sebuah sekolah yang mudah dijangkau oleh masyarakat kota Banda Aceh dan sekitarnya dengan berbagai jenis alat transportasi darat.  Pada umumnya  siswa yang bersekolah di SMA Negeri 11 Banda Aceh mengendari sepeda motor untuk pergi ke sekolah selain itu ada yang di antar orang tua/wali dan ada pula yang menggunakan alat transportasi umum.

Kondisi masyarakat sekolah dan sekitarnya adalah kawasan perkotaan sehingga dapat digambarkan secara sosial siswa yang bersekolah di SMA Negeri 11 Banda Aceh dapat dikatakan berkemampuan ekonomi menengah, meskipun hingga saat ini masih ada siswa yang berstatus keluarga tidak mampu. Hal ini dapat dapat dilihat dari jumlah siswa yang diberi bantuan beasiswa miskin baik dari pusat maupun daerah. Jumlah siswa seluruhnya adalah  620 orang dan yang mendapat beasiswa miskin 108 orang yang bersumber dari Kemendiknas-Pusat dan Pemko Banda Aceh. Sedangkan yang memperoleh beasiswa yatim/piatu/yatim-piatu sebanyak 68 orang yaitu beasiswa dari Pemda Aceh, 38 orang beasiswa dari komite dalam bentuk pembebasan iuran komite dan 42  orang lainnya memperoleh subsidi miskin dari Baitulmal Kota Banda Aceh.

Dari kondisi yang digambarkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa SMA Negeri 11 Banda Aceh adalah yang ramah sosial, artinya semua lapisan masyarakat diberi kesempatan untuk menyekolahkan anaknya. Untuk kondisi saat ini pasca penandatangan MoU Helsinky kondisi kawasan Aceh  dapat dikatakan bukan lagi kawasan konflik.

 

 

 

Berita dan Kegiatan

Kasat Samapta Polresta Banda Aceh Apresiasi Kedisiplinan SMA Negeri 11 Banda Aceh
  Banda Aceh | Lain dari hari-hari biasa, Upacara Bendera Senin Pagi di SMA Negeri 11 Banda Aceh kali ini disambangi tamu dari Polresta Banda...
Read More "Kasat Samapta Polresta Banda Aceh Apresiasi Kedisiplinan SMA Negeri 11 Banda Aceh"
SMAN 11 Banda Aceh Laksanakan Asesmen Nasional
Sesuai dengan jadwal Asesmen Nasional jenjang SMA tahun 2021 tanggal 27 s.d 30 September 2021, SMAN 11 Banda Aceh melaksakanan Asesmen Nasional sesuai jadwal langsung...
Read More "SMAN 11 Banda Aceh Laksanakan Asesmen Nasional"
SMA Negeri 11 Banda Aceh Lakukan Vaksinasi Massal, Berharap Sekolah Kembali Tatap Muka
Banda Aceh | Banda Aceh masih berada dalam zona merah penyebaran Covid-19. Sekolah-sekolah masih menerapkan pembelajaran secara daring. Pemerintah melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah...
Read More "SMA Negeri 11 Banda Aceh Lakukan Vaksinasi Massal, Berharap Sekolah Kembali Tatap Muka"
Vaksinasi Covid-19 Dilaksanakan Senin dan Rabu Mendatang: SMA Trieng Kuneng Laksanakan Sosialisasi Vaksinasi Usia Sekolah
Banda Aceh | Banda Aceh masih berada dalam zona merah penyebaran Covid-19. Sekolah-sekolah masih menerapkan pembelajaran secara daring. Pemerintah melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah...
Read More "Vaksinasi Covid-19 Dilaksanakan Senin dan Rabu Mendatang: SMA Trieng Kuneng Laksanakan Sosialisasi Vaksinasi Usia Sekolah"
Siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh Sabet Peringkat II Dalam Kegiatan KKP Tingkat Provinsi Aceh
Banda Aceh | Kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) di Tingkat Provinsi Aceh tahun ini telah usai digelar pada Senin-Kamis, 13-17 September 2021. Kegiatan yang berlangsung...
Read More "Siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh Sabet Peringkat II Dalam Kegiatan KKP Tingkat Provinsi Aceh"
Pertanian Hidroponik, Memupuk Minat Siswa Bercocok Tanam
Bagi sebagian orang, bercocok tanam (bertani) dianggap pekerjaan yang menguras tenaga, rumit, kotor, dan segudang konotasi tidak membanggakan lainnya. Namun, anggapan tersebut tidak berlaku di...
Read More "Pertanian Hidroponik, Memupuk Minat Siswa Bercocok Tanam"
SMAN 11 Banda Aceh Laksanakan Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Aplikasi Belajar Daring Berbantuan LMS Schoology
Merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia mengharuskan sekolah di zona merah menerapkan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara daring. Tak terkecuali Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh...
Read More "SMAN 11 Banda Aceh Laksanakan Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Aplikasi Belajar Daring Berbantuan LMS Schoology"
Siti Houra Ammalia Siswi SMA Negeri 11 Banda Aceh Tampil Sebagai Pembawa Baki Bendera HUT ke-76 RI di Provinsi Aceh
Banda Aceh | Tiga perwakilan SMA Negeri 11 Banda Aceh pada Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Provinsi Aceh tampil memukau dan membawa nama harum sekolah....
Read More "Siti Houra Ammalia Siswi SMA Negeri 11 Banda Aceh Tampil Sebagai Pembawa Baki Bendera HUT ke-76 RI di Provinsi Aceh"

SMAN 11 BANDA ACEH

KONDISI GEOGRAFIS DAN TOPOGRAFIS SERTA SOSIAL SEKOLAH

   

Kondisi geografis dan topografis adalah keadaan yang menggambarkan letak sekolah (jarak sekolah dengan ibukota kecamatan dan kabupaten, transportasi yang digunakan). Kondisi sosial adalah keadaan yang menggambarkan apakah sekolah berada pada lokasi daerah konflik, miskin dan atau terpencil. Tuliskan kondisi tersebut di bawah ini:

 

SMA Negeri 11  Banda Aceh adalah salah satu sekolah tergolong muda di Aceh yang telah beroperasi sejak tahun 2003 yang saat itu bernama SMA Persiapan Negeri  11 Banda Aceh .  Pada kala itu SMA Persiapan Negeri 11 beroperasional pada sore hari di SMA Negeri 3 Banda Aceh yang beralamat di Jalan Daud Beureueh Bandar Baru Kota Alam Banda Aceh dengan pimpinan sekolah Bapak Drs. Zulkarnain.  Sejak tahun 2003 SMA persiapan Negeri 11 Banda Aceh sudah menegakan syariat Islam  dengan memisahkan  siswa laki-laki dan dan siswa perempuan.

Pada tahun 2004 SMA Persiapan Negeri  11 Banda Aceh menjadi  SMA Negeri 11 Banda Aceh dengan SK Penegerian yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota  Banda Aceh dengan Nomor : 420/271/2004 pada tanggal 15 Desember 2004.

Pada tahun 2006 SMA Negeri 11 Banda Aceh beroperasional  di pagi hari dengan fasilitas gedung milik  sendiri yang beralamat di Jalan Paya Umeet desa Blang Cut Lueng Bata Banda Aceh setelah 3 tahun menumpang di gedung SMA 3 Banda Aceh .

Sebagai salah satu sekolah yang terletak di Jalan Paya Umeet desa Blang Cut Lueng Bata Banda Aceh adalah sebuah sekolah yang mudah dijangkau oleh masyarakat kota Banda Aceh dan sekitarnya dengan berbagai jenis alat transportasi darat.  Pada umumnya  siswa yang bersekolah di SMA Negeri 11 Banda Aceh mengendari sepeda motor untuk pergi ke sekolah selain itu ada yang di antar orang tua/wali dan ada pula yang menggunakan alat transportasi umum.

Kondisi masyarakat sekolah dan sekitarnya adalah kawasan perkotaan sehingga dapat digambarkan secara sosial siswa yang bersekolah di SMA Negeri 11 Banda Aceh dapat dikatakan berkemampuan ekonomi menengah, meskipun hingga saat ini masih ada siswa yang berstatus keluarga tidak mampu. Hal ini dapat dapat dilihat dari jumlah siswa yang diberi bantuan beasiswa miskin baik dari pusat maupun daerah. Jumlah siswa seluruhnya adalah  620 orang dan yang mendapat beasiswa miskin 108 orang yang bersumber dari Kemendiknas-Pusat dan Pemko Banda Aceh. Sedangkan yang memperoleh beasiswa yatim/piatu/yatim-piatu sebanyak 68 orang yaitu beasiswa dari Pemda Aceh, 38 orang beasiswa dari komite dalam bentuk pembebasan iuran komite dan 42  orang lainnya memperoleh subsidi miskin dari Baitulmal Kota Banda Aceh.

Dari kondisi yang digambarkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa SMA Negeri 11 Banda Aceh adalah yang ramah sosial, artinya semua lapisan masyarakat diberi kesempatan untuk menyekolahkan anaknya. Untuk kondisi saat ini pasca penandatangan MoU Helsinky kondisi kawasan Aceh  dapat dikatakan bukan lagi kawasan konflik.